Minggu, 26 Oktober 2014

Cerita Pulau Tidung

Sekilas Informasi Tentang Pulau Tidung

Pulau Tidung Tak pernah kehabisan cerita indah dan seru dari semua sudut pantai dan lautnya. Jika Anda dalam beberapa hari ini ingin berkunjung dan berwisata ke Pulau Tidung maka kami sampaikan “Selamat Datang di keindahan yang takkan terlupakan dari Pasir Putih, Jembatan Cinta, dan Terumbu Karang Pulau Tidung”. Dulu Pulau Tidung hampir tak dikenal orang. Laksana “Mutiara” yang terpendam, kini Pulau Tidung sudah layak disandingkan dengan Pulau Bali untuk keelokan pantainya, dan disejajarkan dengan Bunaken untuk kecantikan terumbu karangnya.

Keindahan alam bahari Kepulauan Seribu sudah tak perlu diragukan lagi, terbukti dengan membludaknya wisatawan nusantara bahkan mancanegara berkunjung ke wilayah Jakarta kepulauan ini tiap akhir pekan. Beberapa lokasi akan keindahan alam bahari Kepulauan Seribu dan keindahannya pantas disejajarkan dengan Pulau Bali. “Jujur” saya baru pertama kali kesini, sangat menyenangkan dan tentunya murah terjangkau dan mudah.

Wisata Pulau Tidung merupakan wisata bahari yang di kelola oleh masyarakat setempat, wisata bahari yang berbasis masyarakat, pulau tidung  murah dan menawarkan beberapa paket wisata yang murah meriah tapi menyenangkan dijamin anda akan merasa puas ketika berkunjung ke pulau tidung.

Pulau Tidung terdiri dari 2 pulau yaitu pulau tidung besar dan pulau tidung kecil, dalam 1 gugusan, yang hampir sama saja besarnya, di pulau tidung terdapat kelurahan dan kecamatan dengan 4 RW dengan jumlah penduduk kurang lebih 4000 ribu jiwa bila di hitung perkepala keluarga kurang lebih 2000 KK/kepala keluarga.

Pulau Tidung merupakan  pulau wisata yang baru-baru ini di kembangkan oleh masyarakat setempat, sehingga pulau tidung telah di kenal luas oleh  masyarakat Indonesia terutama masyarakat yang tinggal di daerah Jabodetabek, dan tidak sedikit wisatawan mancanegara berkunjung ke pulau tidung sekedar ingin melepas pengap ataupun penat karena aktifitas dan rutinitas pekerjaan, sehingga mereka memilih pulau tidung sebagai tempat menenangkan diri jauh dari keramaian.

Pulau Tidung adalah pulau wisata air, pantai bersih dan air laut yang jernih, masyarakat pulau tidung dan pemerintah setempat bersama-sama membangun pulau tidung, seperti Jembatan  Cinta penghubung pulau tidung besar dengan pulau tidung kecil yang menjadi icon dan daya tarik wisatawan berkunjung ke pulau tidung.

Sarana dan prasarana sudah tersedia lengkap di paket pulau tidung, seperti penginapan, kapal transportasi, dan lain-lain, dan anda tidak perlu khawatir dengan fasilitas yang di sediakan di pulau tidung,  di jamin anda akan puas, terutama fasilitas yang disediakan.

Banyak aktifitas di pulau tidung seperti snorklink, divink, water sport, banana boat, sofa boat, zetsky, kano, voli pantai, dan masih banyak kegiatan lainnya yang ada di pulau tidung.

salam hangat: kula wong ndeso






Birunya Laut Tidung

Wisata di Pulau Tidung


Senangnya luar biasa (pake banget) begitu saya dapat berkesempatan jalan-jalan ke Pulau Tidung seminggu yang lalu, ini gak disangka, gak diduga ternyata tempatnya Indah sehingga melimpah banget kebahagiaan disana, semua menjadi fresh.

Untuk bisa sampai dan berlibur ke Pulau Tidung aja senangnya (pake banget) karena ternyata memang selain “keren”, airnya yang biru dan jersih, serta ombaknyapun tidak begitu besar, hingga rasanya pingin langsung nyebur aja, hehehe,,, maklum saya ini memang anak wong ndeso apalagi rumahnya dekat sungai, disanalah sungai Serayu tempat saya bermain, mandi, bahkan bisa berenang belajar dari sana bersama kawan-kawan dikampungnya, maka dengan bisa jalan-jalan ke Pulau Tidung seakan bertemu kembali masa laluku.









Sabtu, 20 September 2014

Wisata Kota Tahu Sumedang

Jalan-jalan ke Sumedang
Sumedang tidak hanya dikenal dengan Tahu Sumedangnya saja, ternyata kota kecil yang diapit oleh dua kota besar, yaitu Bandung dan Cirebon adalah kota yang banyak objek wisatanya, termasuk juga wisata alam dan budaya.

Pertama kali berkunjung kesana tak lengkap rasanya apabila tak mampir ke alun-alun kota Sumedang. Mampirlah bersama keluarga Anda untuk berjalan-jalan disana dan temui salah satu icon alun-alun itu yaitu Lingga. Letak Lingga tak jauh komplek perkantoran Pemda Sumedang.

Dari alun-alun jalan sedikit Anda akan menemui mesjid Agung Sumedang. Masjid ini tergolong bersejarah karena dibangun ratusan tahun silam, namun bentuk dan arsitekturnya masih dipertahankan sampai sekarang.Kira-kira di sebelah selatan alun-alun kota terdapat Museum Prabu Geusan Ulun. Museum ini terletak di komplek bangunan pemerintahan dan merupakan sebuah musium keluarga yang dibangun pada tahun 1973. Anda akan banyak menemui benda-benda bekas peninggalan raja-raja di zaman kerajaan Sumedang Larang disimpan disini.

Yang jelas menikmati wisata dalam negeri berkunjung ke tempat yang dikenal dengan lokasi wisata dan oleh-oleh khas daerahnya, ternyata membuat fresh dan mengurangi kejenuhan sekalipun perjalanan awalnya melelahkan.








Wisata Green Canyon

Refreshing Sekaligus Uji Adrenalin


Green Canyon terletak di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Dari kota Ciamis berjarak sekitar 130 kilometer atau jika dari Pangandaran berjarak sekitar 31 km.

Wisata alam Green Canyon ini paling digandrungi oleh wisatawan penggila trekking, kano, ataupun wisata yang menantang adrenalin. Dinamakan Green Canyon karena ibarat inilah Green Canyon Indonesia.

Memang bentuknya mirip dengan Green Canyon Amerika, begitu dikatakan oleh para warga setempat. Itulah asal mula kenapa tempat ini disebut Green Canyon.

Bisa jadi Anda tertantang berenang melawan arus deras Sungai Cijulang serta meloncat dari ketinggian sekitar 6-7 meter di atas permukaan sungai. Tetapi perhatikan arahan instruktur yang sudah berepengalaman. Berikut tips sebelum anda berangkat ke sana.

Pertama, Bila memutuskan untuk datang ke Green Canyon, Anda harus siap menempuh perjalanan yang cukup jauh yaitu dengan waktu tempuh 8 jam dari Jakarta. Bagi yang menggunakan mobil pribadi sebaiknya ada orang yang bisa bergantian menyetir.

Berangkatlah pada malam hari terutama jika Anda menggunakan transportasi umum. Dengan menggunakan transportasi umum, Anda bisa berangkat dari Terminal Pangandaran menuju angkutan pedesaan jurusan terminal Cijulang dengan ongkos yang relatif murah.

Sewalah kendaraan umum jika Anda datang dalam rombongan. Harga sewanya lebih mahal karena itu sewa jika anda datang dalam jumlah banyak.

Kedua, Green Canyon sebaiknya dikunjungi pada musim kemarau. Pada musim penghujan biasanya air Sungai Cijulang yang berada di Green Canyon warnanya menjadi keruh kecoklatan. Namun bila pada musim kemarau, warna airnya hijau dan lebih tenang. Sangat cantik menjadi obyek untuk difoto.

Ketiga, Jika Anda ingin mencoba untuk mengarungi arus deras sungai menuju hilir dan meloncat dari ketinggian tebing di Green Canyon, siapkan tenaga anda. Jangan lupa mengenakan pakaian renang.
Body rafting dikenakan biaya kira-kira antara Rp 30.000 - hingga Rp 40.000. Tentu saja jika anda cukup bernyali. anda perlu mempersiapkan pakaian ganti setelah body rafting tersebut.

Keempat, Untuk penginapan, disarankan untuk mencari penginapan di Pantai Pangandaran. Karena selain lebih banyak pilihan, harga yang disediakan lebih bervariasi daripada di Green Canyon.

Sebisa mungkin cari sendiri penginapan dengan langsung datang ke pemilik hotel atau penginapan. Anda bisa saja menggunakan jasa tukang ojek atau tukang becak untuk mencarikan penginapan, namun harganya menjadi lebih mahal.

Kelima, Bawalah kamera anti air karena berwisata di Green Canyon sangat berhubungan dengan air. Kalau tidak ada, usahakan anda berhati-hati dengan barang bawaan anda seperti kamera dan handphone dll, jangan sampai terjatuh.

Keenam, Jangan lupa membawa makanan dan minuman karena akomodasi makanan hanya ada di pintu masuk utama. Serta gunakan sepatu yang nyaman karena bebatuan di Green Canyon licin.


Liburan dan Buktikan Nyalimu !!!




 Ceria Green Canyon